Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday46
mod_vvisit_counterYesterday229
mod_vvisit_counterThis week1241
mod_vvisit_counterLast week3026
mod_vvisit_counterThis month5355
mod_vvisit_counterLast month6940
mod_vvisit_counterAll days224579

We have: 43 guests online
Your IP: 54.198.185.195
 , 
Today: Aug 19, 2017

Redakan Batuk dengan Makan Cokelat

PDF Print E-mail
Thursday, 14 January 2016 01:32

 

Kandungan theobromine pada coklat mampu menekan batuk lebih baik dari kodein, bahan umum yang terdapat dalam obat batuk.

 


Redakan Batuk dengan Makan Cokelat

 

Cuaca tak menentu membuat Anda lebih mudah terserang batuk? Mungkin inilah saatnya untuk menyingkirkan sejenak secangir teh hangat dan menggantinya dengan cokelat. Para ahli mengungkapkan, cokelat bisa menjadi metode baru redakan flu.

 

 


"Cokelat bisa menenangkan batuk," kata Profesor Alyn Morice, kepala penelitian kardiovaskular dan pernapasan di University of Hull sekaligus anggota International Society for the Study of Cough kepadaDaily Mail. "


Saya tahu mungkin ini terdengar seperti bercanda, tetapi sebagai dokter independen yang telah menghabiskan waktu bertahun-tahun untuk meneliti mekanisme batuk, saya dapat meyakinkan Anda bukti yang sebenarnya."


Morice merujuk pada sebuah studi baru di Eropa tentang obat pereda batuk. Pasien dengan penyakit batuk yang mengambil obat dengan kandungan cokelat ditemukan mengalami kesembuhan yang signifikan dan tidur lebih nyenyak dalam waktu dua hari dibandingkan dengan mereka yang mengonsumsi obat batuk standar.


Morice menambahkan, para peneliti di London Imperial College menemukan bahwa kandungan theobromine pada coklat mampu menekan batuk lebih baik dari kodein, bahan umum yang terdapat dalam obat batuk.


Mengapa cokelat bisa bekerja sebaik itu? Para peneliti mengklaim, biji cokelat memiliki sifat yang mampu menawar rasa sakit, yang berarti mengurangi peradangan atau iritasi.


Pada dasarnya, tekstur cokelat juga lebih lengket daripada sirup obat batuk biasa, sehingga dinilai lebih baik dalam melindungi ujung saraf di tenggorokan yang memicu dorongan untuk batuk.


"Dengan begitu, minum cokelat panas tidak akan memiliki efek yang sama, sebab cokelat tidak bersentuhan langsung dengan tenggorokan dan membentuk lapisan pelindung," Morice menerangkan. "Mengisap sepotong cokelat secara perlahan bisa membantu Anda meredakan batuk, namun pastikan tidak mengandung banyak gula."

 


(Ayunda Pininta/Daily Mail via Kompas.com, nationalgeographic.co.id)


 

Last Updated ( Friday, 15 January 2016 09:55 )
 
RSUD Dr. ADJIDARMO
Jl. Iko Jatmiko No. 1 Rangkasbitung Lebak - Banten (0252) 201313