Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday77
mod_vvisit_counterYesterday345
mod_vvisit_counterThis week740
mod_vvisit_counterLast week1395
mod_vvisit_counterThis month2234
mod_vvisit_counterLast month2831
mod_vvisit_counterAll days211394

We have: 54 guests online
Your IP: 54.224.180.131
 , 
Today: Jun 28, 2017

Pola Makan Penangkal Kanker

PDF Print E-mail
Tuesday, 23 February 2016 02:57

Bapak kedokteran Hippocrates mengatakan jadikan makanan sebagai obat.

Memang kandungan bahan makanan mengandung banyak manfaat untuk kesehatan.

 

Pola Makan Penangkal Kanker

 

 

Bapak kedokteran Hippocrates mengatakan jadikan makanan sebagai obat. Memang kandungan bahan makanan mengandung banyak manfaat untuk kesehatan. Termasuk juga menangkal dan membantu mengatasi kanker.

 

 


"Nutraceutical adalah sebutan untuk bahan pangan yang memberi manfaat medis. Bahan makanan alami itu mengandung energi penyembuhan. Usahakan selalu memakan makanan alami yang tidak dipanaskan berulang kali. Pemanasan berulang akan merusak bio energi makanan. Apalagi memanaskan makanan memakai microwave," ujar Dr Paulus W. Halim, dokter radiestesi medik dan pengobatan integratif.


Makanan tak boleh pula diawetkan. Oleh sebab itu, ia tak menyarankan makanan kalengan, beku, atau diasinkan seperti telur asin.


"Pada dasarnya sel kanker itu senang menyukai lingkungan yang asam. Lingkungan tubuh yang asam ini menurunkan kekebalan tubuh yang seharusnya mengawal tubuh dari serangan sel kanker. Daging merah adalah jenis makanan yang membuat tubuh jadi asam. Daging merah ini mengandung banyak hormon stres kortisol dan adrenalin yang tidak baik untuk tubuh," imbuhnya.


Gula sebaiknya dihindari. "Gula adalah makanan kesukaan sel kanker. Saat ini di Amerika Serikat gula menjadi musuh nomer satu masyarakat, bukan lagi lemak. Gula menjadi penyebab wabah obesitas di negeri itu," ujar Dr Paulus.


Sementara susu kedelai dan produk-produk turunan kedelai seperti tahu dan tempe amat tak disarankan untuk pasien kanker yang dipengaruhi hormon seperti payudara, indung telur dan rahim.


"Apalagi susu kedelai yang manis. Terdapat hormon estrogen di dalamnya yang bakal memperparah ketiga jenis kanker itu. Pasien kanker jenis ini kalau ingin makan tahu boleh makan satu potong saja," ujarnya.


Segala jenis sayuran dan buah boleh dikonsumsi pasien kanker. Jengkol dan petai sebaiknya dikonsumsi karena bakal mempengaruhi kesehatan ginjal. "Buah musiman seperti rambutan dan duku sebaiknya jangan terlalu banyak dikonsumsi karena dapat menyebabkan batuk," katanya.

 


(Dhorothea / Kompas.com, nationalgeographic.co.id)

Last Updated ( Tuesday, 23 February 2016 03:01 )
 
RSUD Dr. ADJIDARMO
Jl. Iko Jatmiko No. 1 Rangkasbitung Lebak - Banten (0252) 201313