Pengunjung

mod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_countermod_vvisit_counter
mod_vvisit_counterToday76
mod_vvisit_counterYesterday345
mod_vvisit_counterThis week739
mod_vvisit_counterLast week1395
mod_vvisit_counterThis month2233
mod_vvisit_counterLast month2831
mod_vvisit_counterAll days211393

We have: 53 guests online
Your IP: 54.224.180.131
 , 
Today: Jun 28, 2017

Konsumsi Cokelat Setidaknya Seminggu Sekali dapat Mencegah Alzheimer ?

PDF Print E-mail
Wednesday, 24 February 2016 02:41

 

 

Penelitian sebelumnya juga sudah menetapkan bahwa dosis harian cokelat dapat membantu mencegah demensia dan Alzheimer.


 

Konsumsi Cokelat Setidaknya Seminggu Sekali dapat Mencegah Alzheimer ?

 


 

Bagi sebagian besar dari kita, memakan cokelat adalah salah satu kebahagiaan di hidup kita.

 

 

Saat ini, ada sebuah penelitian yang sudah menemukan bahwa dengan memakan cokelat kita dapat meningkatkan daya ingat, konsentrasi dan kemampuan untuk menyelesaikan masalah.


Para peneliti menemukan bahwa mereka yang memakan beberapa jenis cokelat setidaknya satu kali dalam satu minggu akan berperilaku lebih baik dalam beberapa jumlah tes otak daripada mereka yang tidak memakan coklat.


Hal ini kemungkinan disebabkan karena ada sebuah senyawa campuran yang disebut dengan Flavanols yang memberikan rasa manis, dan terdapat di dalam dark chocolate tapi mengandung lebih sedikit susu atau cokelat putih, kata mereka.


Flavanol adalah sebuah tipe anatioksidan yang merupakan sebuah campuran senyawa yang dapat mengurangi atau menunda beberapa jenis kerusakan sel dan senyawa ini juga ditemukan di dalam buah citrus, teh dan wine.


Mereka juga sudah membuktikan untuk mengurangi risiko gangguan jiwa sekaligus melawan perolehan berat badan berlebih dan mengurangi kemungkinan terkena sakit jantung dan kanker.


Sebuah penelitian oleh University of South Australia, dengan menggunakan data dari Maine-Syracuse Longitudinal Study (MSLS) yang melacak 1000 orang lebih dari 30 tahun dan menghiitung seluruh jumlah indikator kesehatan mereka.


Mereka menguji dengan mereka yang memakan coklat secara rutin memiliki fungsi otak yang lebih baik.


Mereka menganalisa efek tersebut dalam daya ingat, konsentrasi, proses penalaran dan informasi otak mereka.


Hal ini juga sudah termasuk dengan uji dalam kemampuan mereka untuk mengingat dan mengucapkan kembali beberapa daftar atau mengingat dimana sebuah benda ditempatkan, menahan informasi, memprosesnya dan kemudian diucapkan kembali.


Mereka menemukan orang-orang yang memakan cokelat setidaknya pada satu minggu sekali, akan memiliki peforma otak yang lebih baik daripada mereka yang tidak memakan kurang dari satu minggu.


Pemimpin penulis penelitian Dr. Georgie Crichton, dari University of South Australia, mengatakan, 'cokelat dan kokoa flavanol memiliki hubungan dengan perbaikkan dalam beberapa keluhan kesehatam yang sudah ada sejak zaman kuno.'


Penelitian sebelumnya sebagian besar menguji efek dari konsumsi cokelat dalam kemampuan otak secara langsung setelah memakan sebatang cokelat atau meminum coklat.


Hubungan dari konsumsi cokelat dan fungsi otak yang lebih baik disesuaikan oleh beberapa factor seperti usia, jenis kelamin, pendidikan , kolesterol, glukosa, tekanan darah, enegeri total dan asupan alkohol.


Para peneliti juga menekankan bahwa cokelat tersebut harus dikonsumsi sesuai dengan bagian dari diet dan gaya hidup.


Penelitian sebelumnya juga sudah menetapkan bahwa dosis harian cokelat dapat membantu mencegah demensia dan Alzheimer.


Para peneliti menemukan bahwa mengkonsumsi coklat setiap hari membantu meningkatkan gangguan kognitif ringan yakn suatu kondisi yang melibatkan kehilangan memori yang dapat berkembang menjadi demensia atau Alzheimer pada pasien usia lanjut.

 


(Nisrina Darnila/ MADLEN DAVIES/dailymail.co.uk, nationalgeographic.co.id)


 

Last Updated ( Wednesday, 24 February 2016 02:43 )
 
RSUD Dr. ADJIDARMO
Jl. Iko Jatmiko No. 1 Rangkasbitung Lebak - Banten (0252) 201313